Search

Apa itu ECLIA dan CLIA?



ECLIA pada SARS-CoV-2


Pemeriksaan serologi atau imunoserologi adalah untuk mengidentifikasi apakah individu terpapar patogen dengan cara melihat respons kekebalan tubuhnya. Electro Chemiluminescence Immunoassay (ECLIA) untuk Anti-SARS-CoV-2 merupakan pemeriksaan imunoserologi menggunakan alat otomatis (autoanalyzer) untuk mendeteksi respon antibodi terhadap SARS-CoV-2. Pemeriksaan ini biasanya relative cepat, kira-kira hanya membutuhkan waktu sekitar 18 menit.


Pemeriksaa ini berguna untuk mengidentifikasi individu bergejala dan bahkan individu yang tidak bergejala dan telah sembuh. Penting untuk dipahami bahwa pemeriksaan serologi tidak mendeteksi virus itu sendiri, tetapi mendeteksi antibodi yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh. Hasil dari pemeriksaan serologi imun akan diinterprestasikan dengan melihat riwayat medis pasien, pemeriksaan klinis dan penunjang lainnya. Hasil tes negatif tidak mengesampingkan kemungkinan infeksi dengan SARS-CoV-2. Sampel serum atau plasma pada fase awal (pra-serokonversi) sering kali negatif. Oleh karena itu, pemeriksaan ECLIA Anti-SARS-CoV-2 tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi SARS-CoV-2 akut. Pemeriksaan lanjutan dengan diagnostik molekuler (misalnya RT-PCR) harus dilakukan untuk mengevaluasi infeksi aktif pada individu yang bergejala. Sensitivitas ECLIA Anti-SARS-CoV-2 pada hari ke 0-6 dari mulainya gejala adalah 65,5%; hari ke 7-13, 88,%; dan hari ke ≥ 14-40 adalah 90-100%. Sedangkan spesifisitasnya 99.81%.


CLIA pada SARS-CoV-2


Metode CLIA (Chemi Luminescent Immuno Assay) merupakan tes biokimia yang mengukur konsentrasi suatu substansi dalam cairan dengan melihat reaksi antibodi terhadap antigennya. Prinsip kerja CLIA menggunakan turunan dari luminol dengan peroksidase dan H202 (atau sistem enzimatik lainnya yang menghasilkan H202, seperti oksidase glukosa atau uricase) ditambah turunan dari Fenol, yang meningkatkan emisi cahaya sampai 2.800 kali.

Persamaan dari CLIA dan ECLIA yaitu :

  • Mengandalkan prinsip pengikatan antigen antibodi

  • Menggunakan chemiluminescence dan alat spektrofotometri untuk deteksi.


Sedangkan perbedaan CLIA dan ECLIA :

Perbedaan

CLIA

ECLIA

Metode

Chemiluminescence

Elektrokimia dan chemiluminescece

Deteksi

Reaksi kimia dari sinyal chemiluminescent

Reaksi elektrokimia dari sinyal chemiluminescent

Sensitifitas

Lebih rendah

Lebih tinggi

Kompleksitas

Lebih rendah

Lebih tinggi

Biaya

Lebih murah

Lebih mahal




Sumber:

https://id.strephonsays.com/clia-and-eclia-7397

https://wavahusada.com/mengenal-eclia-electro-chemiluminescence-immunoassay-anti-sars-cov-2-2021/

http://balittas.litbang.pertanian.go.id/index.php/id/kontak-kami/layanan-pengaduan/58-berita/1894-sosialisasi-metode-pemeriksaan-electro-chemiluminescence-immunoassay-eclia-anti-sars-cov-2

https://dhimassumarsono.blogspot.com/2017/04/metode-clia-dan-prinsip-peningkatan.html

Jurnal Unimus 2018 oleh A Murniasih

1,530 views0 comments