Search
  • Gandasari Ekasatya

Badai Sitokin yang Bisa Sebabkan Kematian Pada Pasien Covid-19

Updated: Oct 12

Badai sitokin atau cytokine strom merupakan reaksi berlebih sistem kekebalan tubuh. Ketika SARS-CoV-2 memasuki tubuh, sel-sel darah putih akan merespons dengan memproduksi sitokin. Untuk dipahami, sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi penting dalam penanda sinyal sel. Sitokin tersebut lalu bergerak menuju jaringan yang terinfeksi dan berikatan dengan reseptor sel tersebut untuk memicu reaks peradangan.







Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh American Cancer Society, sitokin ini pada dasarnya memberi sinyal sistem kekebalan untuk mulai melakukan tugasnya. Ini adalah situasi yang wajar. Namun, ketika pelepasan sitokinnya terlalu banyak maka sistem kekebalan tubuh mulai menyebabkan kerusakan pada tubuh


Badai sitokin adalah komplikasi umum yang tidak hanya terjadi pada pengidap corona melainkan juga pada pengidap flu dan penyakit pernapasan lainnya. Badai sitokin juga memiliki kaitan erat dengan penyakit non-infeksi seperti multiple sclerosis dan pankreatitis.

Gejala umum yang ditimbulkan akibat terjadinya Badai Sitokin adalah demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot dan persendian, mual, muntah, diare, ruam, pernapasan cepat, detak jantung yang cepat, tekanan darah rendah, kejang, sakit kepala, kebingungan, delirium, halusinasi, tremor, dan kehilangan koordinasi.


Pada kasus COVID-19; respons sitokin dikombinasikan dengan menurunnya kemampuan/kapasitas dalam memompa oksigen ke seluruh tubuh, dapat menyebabkan kegagalan organ. Kerusakan organ organ itu antara lain paru paru atas bengkak, jantung mengalami miokarditis, ginjal mengalami acute kidney injury, hati mengalami acute ishemic liver, otak mengalami ensefalitis; dan istilah ini kemudian dikenal dengan istilah Multiple Organ Dysfunction Syndrom (MODS), yang dapat mengakibatkan kematian.


Belum diketahui secara pasti; penyebab bahwa beberapa pasien mengalami komplikasi di luar paru-paru, tetapi itu mungkin berkaitan dengan kondisi penyakit yang telah ada sebelumnya; seperti penyakit jantung atau diabetes. Seseorang yang telah memilki penyakit sebelumnya; misalnya gangguan ginjal, kardiovaskular, diabetes; maka kejadian kegagalan organ akan cenderung lebih rentan.



Sumber :

https://health.kompas.com/read/2020/05/16/180300768/mengenal-badai-sitokin-yang-bisa-sebabkan-kematian-pada-pasien-covid-19?page=all

https://www.halodoc.com/artikel/ini-yang-dimaksud-badai-sitokin-pengidap-corona

https://krakataumedika.com/info-media/artikel/badai-sitokin-cytokine-storm-covid-19

170 views0 comments