Search
  • Gandasari Ekasatya

HAPPY HYPOXIA

Pengertian

Hypoxia syndrome merupakan kondisi seseorang dengan kadar oksigen rendah dalam tubuh. Dimana kadar oksigen di dalam tubuh seseorang normalnya adalah di atas 94%.

Diawali dengan peradangan paru-paru atau pneumonia yang membuat perputaran oksigen terganggu. darah yang kurang oleh oksigen ini kan nantinya akan masuk ke jantung dan didistribusikan ke seluruh tubuh, akibatnya jaringan-jaringan dan organ tubuh yang lain ikut mengalami kekurangan oksigen.

Happy hypoxia syndrome terjadi ketika seseorang yang mengalami hypoxia syndrome tetapi terlihat seperti orang normal. Kondisi Ini tidak disertai sesak nafas seperti hipoksia biasa (1,2).





Penyebab Hypoxia

1. Adanya penyakit bawaan yang berhubungan dengan saluran pernafasan

2. Penyakit paru-paru seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), emfisema, bronkitis, pneumonia, dan edema paru (terdapat cairan di paru-paru)

3. Efek samping penggunaan obat keras dan obat yang bisa menahan pernapasan

4. Penyakit jantung

5. Anemia

6. Keracunan sianida (3).


Gejala Hypoxia

1. Kulit kebiruan / kemerahan

2. Kebingungan

3. Batuk

4. Detak jantung menjadi cepat / melambat

5. Nafas cepat

6. Sesak nafas

7. Berkeringat (3).


Gejala Happy Hypoxia Pada Pasien COVID-19

1. Gejala COVID-19 terus bertambah

Kekurangan oksigen didalam darah membuat organ bereaksi sehingga menimbulkan berbagai gejala

2. Batuk bertambah dan menetap

Kekurangan oksigen juga membuat batuk semakin keras karena paru-paru tidak memiliki cukup pertukaran CO2 dengan oksigen.

3. Keluhan semakin lemas

Kurangnya oksigen membuat tubuh semakin lama semakin lemas bahkan hingga hilang kesadaran.

4. Warna bibir atau ujung jari mulai kebiruan

Warna bibir atau ujung jari yang membiru menjadi pertanda oksigen tak sampai ke seluruh bagian tubuh (2).


Bahaya Happy Hypoxia Bagi Pasien COVID-19

Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Jakarta Timur Erlina Burhan menjelaskan, awalnya orang yang terinfeksi virus ini mengalami batuk yang terus terjadi. Artinya, orang terinfeksi Covid-19 berarti terjadi suatu infeksi sampai ke paru-parunya.

"Padahal kita tahu bahwa pertukaran oksigen dengan karbondioksida terjadi di paru kemudian oksigen ini masuk dalam darah. Namun, karena terjadi kerusakan di paru, oksigen yang masuk jadi berkurang," ujarnya saat bicara di dialog virtual BNPB bertema 'Mengenal Happy Hypoxia, Bagaimana Mencegah dan Gejalanya?', Rabu (16/9).

Akibatnya pasien Covid-19 terus mengalami batuk dan semakin lama merasakan sesak napas karena darah yang beredar di organ tubuhnya kurang oksigen. Pasien merasakan semakin lemah dan ini menjadi pertanda yang harus dikhawatirkan (4).


Tindakan Pasien COVID-19 dengan Happy Hypoxia

Sebab pasien dengan happy hypoxia harus mendapatkan suppy oksigen, maka harus segera dibawa ke rumah sakit untuk diberikan ventilator. Inhaler juga dapat membantu dalam hal ini (4).


Pencegahan Happy Hypoxia

Pencegahannya adalah melaksanakan ystema ysteman dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan (3M). Selain itu, meningkatkan ystem imun dengan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan jangan merokok (4).



Sumber

(1) https://kesehatan.kontan.co.id/news/mengenal-happy-hypoxia-dan-bahayanya-jika-menyerang-pasien-covid-19?page=all

(2) https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200916145443-255-547227/tanpa-sesak-kenali-4-tanda-utama-happy-hypoxia-pada-covid-19

(3) https://health.kompas.com/read/2020/06/02/101000968/apa-itu-hipoksia?page=all

(4) https://www.republika.co.id/berita/qgqzjj349/mengenal-bahaya-emhappy-hypoxia-empada-penderita-covid19


1 view0 comments