Search
  • Gandasari Ekasatya

Pentingnya Pemeriksaan Darah untuk Veteriner




Pemeriksaan darah pada hewan berfungsi sebagai screening test untuk menilai kesehatan secara umum d an evaluasi status fisiologis hewan dan untuk membantu menegakkan diagnosa. Pada umumnya parameter yang diperiksa yaitu darah merah, darah putih, hemoglobin dan trombosit. Hasil pemeriksaan abnormal dapat dikorelasikan dengan berbagai penyakit yang kemungkinan bisa di derita oleh hewan (Heryanita, 2018).


Hal ini merupakan tahapan awal dalam screening test penyakit pada hewan, sehingga penyebaran penyakit dari hewan ke manusia dapat segera dicegah. Misalnya, pemeriksaan darah pada kucing bertujuan untuk mengetahui kadar eosinofil serta monosit yang mengindikasikan si kucing sedang terkena infeksi. Infeksi ini kemudian dapat mengarah kepada diagnosis penyakit seperti cacingan. Dengan mengetahui kadar darah sebagai penanda kasus infeksi, diharapkan lebih mudah dalam mendiagnosa banyak kasus infeksi. Hal ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan tindakan penanggulangan serta pengendalian penyakit yang disebabkan infeksi cacing-cacing tersebut bagi masyarakat (Kemenkes, 2017).


Eosinofil yang merupakan salah satu jenis sel darah putih yang akan mengalami peningkatan kadar sebagai mekanisme pertahanan tubuh, salah satunya jika ada infeksi cacingan Ascaris lumbricoides misalnya. Bagaimana bisa? Eosinofil berperan sebagai fagositosis dan mengandung antihistamin yang berperan dalam proses hipersensitivitas. Eosinofil mampu membunuh larva cacing seperti Ascaris dengan melepaskan kandungan toxic dari butiran yang terdapat pada sel eosinofil.





SUMBER


Bonardo, Barnabas., Christina, Hana., Fransisca, Cindy., Kristin, Keshia., Caroline., Sudino, Janti. 2015. Peran Monosit (Makrofag) Pada Proses Angiogenesis dan Fibriosis. Seminar Nasional Cendekiawan 2015.

Heryanita, Yola., Rusli, Rosmaidar, Zuraidawati, Rinidar, Asmilia, Nuzul., Jalaluddin, Muhammad., 2018. The Value of Erythrocytes, Hemoglobin, and Hematocrit of Mice (Musmusculus) Exposed to Cigarette Smoke and Given Red Watermelon Extract (Citrullus vulgaris). Jurnal Medika Veterinaria.

Kemenkes. 2017. Penanggulangan Cacingan. Diakses dari http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No._15_ttg_Penanggulangan_Cacingan_.pdf tanggal 27 April 2021.

Mesure, Dries., et al. 2013. A Role for Eosinophils in the Intestinal Immunity against Infective Ascaris suum Larvae. Plos Neglected Tropial Diseases 7(3): e2138.

7 views0 comments